Minggu, 23 Januari 2011


1.KORELASI SEDERHANA

X1 = ORIENTASI PEMBELAJARAN SISWA DAN SISWI MAN TANJUNGBALAI
X2 = KEMAMPUAN PENALARAN SISWA DAN SISWI MAN TANJUNGBALAI
Y  = KETERAMPILAN MENULIS SISWA DAN SISWI MAN TANJUNGBALAI
 
A.     antara X1  dan Y
            Dengan Korelasi sederhana antara dan Y apakah terdapat hubungan antara orientasi pembelajaran terhadap keterampilan menulis siswa dan siswi MAN Tanjungbalai.


Hubungan interval:
                                           
0,750 – 1,00    = tinggi
0,500 – 0,749  = sedang
0,250 – 0,499  = rendah
0,001 – 0,249  = sangat rendah


Ha : Ada hubungan antara orientasi pembelajaran terhadap keterampilan menulis siswa dan siswi MAN Tanjungbalai.

Ho : Tidak ada hubungan antara orientasi pembelajaran terhadap keterampilan menulis siswa dan siswi MAN Tanjungbalai.

Ha :ρ = 0
Ho :ρ = 0



jawaban terhadap hipotesis pertama
Ryx1     =
            =
            =
            =
            = 0,427
Koefisien korelasi adalah 0,427 termasuk pada interval sedang, jadi terdapat hubungan yang sedang antara  orientasi pembelajaran terhadap keterampilan menulis siswa dan siswi MAN Tanjungbalai.

KP       =  x 100 %
            =  x 100 %                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                     
            = 0,182 x 100 %
            = 18,23 %
Jadi,  orientasi pembelajaran terhadap keterampilan menulis siswa dan siswi MAN Tanjungbalai yaitu sebesar 18,23% atau 18,23 % keterampilan menulis  dipengaruhi oleh orientasi pembelajaran. sedangkan sisanya sebesar 81,77 % dipengaruhi oleh faktor – faktor lainnya.

Signifikansi Korelasi:
t           =
            =
            =
= 3,471

T table  untuk dk 52 adalah 2,009. ternyata  nilai t hitung lebih besar dari t table sehingga dapat disimpulkan bahwa hubungan antara orientasi pembelajaran terhadap keterampilan menulis siswa dan siswi MAN Tanjungbalai adalah signifikan dengan taraf signifikkan 5%.

B.Antara X1 dan X2

Dengan Korelasi sederhana antara X1 dan X2 apakah terdapat hubungan antara orientasi pembelajaran terhadap
Ha : Ada hubungan antara orientasi pembelajaran terhadap kemampuan penalaran siswa dan siswi MAN Tanjungbalai
Ho : Tidak ada hubungan antara orientasi pembelajaran terhadap kemampuan penalaran siswa dan siswi MAN Tanjungbalai

Ha dan Ho dalam statistic:
Ha :ρ = 0
Ho :ρ = 0

Intervalnya sama dengan diatas

Jawaban terhadap hipotesis kedua:
Rx1x2     =
            =
            =
            =
            = 0,187
Koefisien korelasi adalah 0,187 termasuk pada interval rendah , jadi terdapat hubungan orientasi pembelajaran terhadap kemampuan penalaran siswa dan siswi MAN Tanjungbalai yang rendah antara.
KP       =  x 100 %
            =  x 100 %
            = 0,035x 100 %
            = 3,50 %

Jadi, orientasi pembelajaran terhadap kemampuan penalaran siswa dan siswi MAN Tanjungbalai adalah 3,50% atau 3,50% kemampuan penalaran dipengaruhi oleh orientasi pembelajaran siswa dan siswi MAN Tanjungbalai .sedangkan sisanya sebesar 96,5 % dipengaruhi oleh faktor – faktor lainnya.

Signifikansi Korelasi:
t           =
            =
=
=  1,431

T table  untuk dk 52 adalah 2,009. ternyata  nilai t hitung lebih kecil dari t table sehingga dapat disimpulkan bahwa hubungan antara orientasi pembelajaran terhadap kemampuan penalaran siswa dan siswi MAN Tanjungbalai adalah tidak  signifikan sengan taraf signifikkan 5 %.


C.Antara  X2 dan Y

Dengan Korelasi sederhana antara X2 dan Y apakah terdapat hubungan antara kemampuan penalaran terhadap keterampilan menulis siswa dan siswi MAN Tanjungbalai.

Hubungan interval sama dengan di atas.

Ha dan Ho dalam kalimat:

Ha : Ada hubungan antara kemampuan penalaran terhadap keterampilan menulis siswa dan siswi MAN Tanjungbalai.

Ho : Tidak ada hubungan antara kemampuan penalaran terhadap keterampilan menulis siswa dan siswi MAN Tanjungbalai.


Ha dan Ho dalam statistic:
Ha :ρ = 0
Ho :ρ = 0

Jawaban terehadap hipotesis ketiga:
Rx2y      =
            =
            =
            =
            = 0,427

:
Koefisien korelasi adalah 0,427 termasuk pada interval rendah, jadi terdapat hubungan yang rendah antara kemampuan penalaran terhadap keterampilan menulis siswa dan siswi MAN Tanjungbalai.

 KP      =  x 100 %
            = (0,427)2x 100 %
            = 0,182x 100 %
            = 18,23 %



Jadi, kemampuan penalaran terhadap keterampilan menulis siswa dan siswi MAN Tanjungbalai adalah 18,23% atau 18,23 % keterampilan menulis dipengaruhi oleh kemampuan penalaran. sedangkan sisanya sebesar 81,77 % dipengaruhi oleh faktor – faktor lainnya.

Signifikansi Korelasi:
t           =
                =
                =
                = 4,09
                       
T table  untuk dk 52 adalah 2,009. ternyata  nilai t hitung lebih besar dari t table sehingga dapat disimpulkan bahwa hubungan antara kemampuan penalaran terhadap keterampilan menulis siswa dan siswi MAN Tanjungbalai adalah signifikan sengan taraf signifikkan 5 %.

Rangkuman untuk Masing – Masing Korelasi Sederhana

Variabel yang di Korelasikan
R hitung
R tabel
Keterangan
R2
X1 dengan Y
0,778
0,231
Signifikan
0,605
X2 dengan Y
0,427
0,231
Signifikan
0,182
X1 dengan X2
0,187
0,231
TidakSignifikan
0,035
 Catatan : Jika r hitung lebih besar dari r table maka ia signifikan.

2.KORELASI GANDA

Jawaban terhadap hipotesis ke empat:
Ryx1x2  =
                =
            =
            =
            = 0,844


Signifikansi Korelasi Ganda:
F =
  =
  =
  = 118,67

Dk pembilang = 2,dan dk penyebut = 52,nilai tabelnya adalah = 3,183
Dapat diketahui bahwa F hitung lebih besar dari F table sehingga dapat diambil kesimpulan bahwa” hubungan secara bersama – sama antara  orientasi pembelajaran terhadap kemampuan penalaran siswa dan siswi MAN Tanjungbalai adalah signifikan.
Kesimpulan : karena nilai F hitung lebih besar dari F table maka dapat di simpulkan Ha dapat diterima dan Ho ditolak..

3. KORELASI PARSIAL

* Memasukkan koefisien korelasi kedalam rumus korelasi parsial
1. Korelasi parsial jika X1 tetap
Ryx2(x1)           =
                        =
                        =
                        = 0,457

2. Korelasi parsial jika X2 tetap
Ryx1(x2)           =
                        =
                        =
                        = 0,793

*Menguji signifikansi korelasi parsial dengan t hitung

1. Korelasi parsial jika X1 tetap
T hitung            =
                        =
                        = 3,706

2. Korelasi parsial jika X2 tetap
T hitung            =
                        =
                        = 9,389

T table              = 1,982



Kesimpulan      :

  • Karena nilai t hitung lebih besar dari t table maka korelasi parsial X2 dengan Y jika X1 dikontrol signifikan.
  • Karena nilai t hitung lebih besar dari t table maka korelasi parsial X1 dengan Y jika X2 dikontrol signifikan.




Keputusan:

-         Dari pengujian hipotesis pertama
Dari nilai t hitung > t hitung maka dapat disimpulkan ada hubungan yang signifikan antara kemampuan penalaran dengan keterampilan menulis siswa dan siswi MAN Tanjungbalai apabila orientasi pembelajaran dikendalikan.
-         Dari pengujianhipotesis kedua

Dari nilai t hitung > t hitung maka dapat disimpulkan ada hubungan yang signifikan antara orientasipembelajaran dengan keterampilan menulis siswa dan siswi MAN Tanjungbalai apabila kemampuan penalaran dikendalikan.











Tidak ada komentar:

Poskan Komentar